This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Teori Organisasi Umum 2#. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teori Organisasi Umum 2#. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Maret 2011

KURVA PENAWARAN


KURVA PENAWARAN
Kurva penawaran adalah suatu kurva yang menunjukkan hubungan antara harga barang dengan jumlah barang yang ditawarkan. Perhatikan Tabel 1 mengenai daftar penjualan apel Pak Noel. Kurva penawaran yang dibuat berdasarkan tabel tersebut.
Harga Apel (Rp/kg)
Penjualan (kg)
5000
5500
6000
6500
7000
7500
8000
50
55
60
65
70
75
80
Tabel 1. Daftar Penjualan Apel Pak Noel
Perhatikan kurva di atas. Kurva yang bergerak dari kiri bawah ke kanan atas. Dengan demikian kurva penawaran mempunyai arah garis (slope) positif yang berarti jumlah barang yang ditawarkan berbanding lurus dengan harga barang. Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan.

PERGESERAN KURVA PENAWARAN
Pada pergeseran kurva penawaran ini yang akan dibahas sama halnya pada pergeseran kurva permintaan. Kurva penawaran juga dapat mengalami pergeseran karena adanya perubahan faktor-faktor yang memengaruhi penawaran selain faktor harga. Bergesernya kurva penawaran ditandai dengan bergeraknya kurva ke kanan atau ke kiri. Maksud kurva penawaran yang bergeser ke kiri adalah jumlah penawarannya mengalami kenaikan.

Namun, ketika kurva penawaran barang yang bergeser ke kiri, berarti terjadi penurunan penawaran barang. Misalnya diperkirakan harga apel bulan depan akan naik karena harga pada pupuk naik. Kenaikan harga apel menyebabkan penurunan penawaran apel. Sehingga ketika diperkirakan harga di masa depan naik, maka penjual akan mengurangi jumlah barang yang dijualnya. Tabel berikut ini yang akan menunjukkan jumlah apel yang ditawarkan oleh Pak Noel sebelum dan sesudah kenaikan harga.
Harga Apel
(Rp/kg)
Jumlah Barang Yang Ditawarkan
Sebelum Kenaikan Harga (kg)
Sesudah Kenaikan Harga (kg)
5000
5500
6000
6500
7000
7500
8000
50
55
60
65
70
75
80
45
50
55
60
65
70
75
Tabel 1.1 Daftar Jumlah Apel Yang Ditawarkan Akibat Perubahan Kenaikan Harga

Tabel di atas jika dibuat grafik akan tampak seperti berikut ini.

Perhatikan kurva penawaran di atas. Kurva penawaran S yang bergeser ke kiri menjadi S1. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah penawaran pada apel mengalami penurunan.

Penurunan kurva penawaran apel tersebut sebagai akibat dari meningkatnya harga pupuk. Jadi dapat disimpulkan bahwa adanya perubahan dari salah satu atau lebih faktor-faktor yang dulu dianggap
tetap, akan mengubah jumlah penawaran sekaligus menggeser kurva penawaran.

KURVA PENAWARAN

KURVA PENAWARAN
Hukum Penawaran dapat dinyatakan sebagai berikut :
"Ada hubungan (positif) langsung antara jumlah barang yang ditawarkan dengan harganya dengan anggapan ceteris paribus".
Hukum tersebut diatas memberikan arti bahwa kalau harga suatu barang meningkat maka jumlah barang yang ditawarkan meningkat (karena semakin menguntungkan bagi produsen) dan sebaliknya kalau harga turun, jumlah barang yang ditawarkan juga menurun (karena kurang menguntungkan bagi produsen).
Sebagaimana dalam analisis permintaan, dapat dibuat juga kurva penawaran yang menunjukkan berbagai kemungkinan harga dengan jumlah barang yang ditawarkan. Sebagaimana dalam tabel berikut ditunjukkan bahwa semakin meningkatnya harga suatu barang semakin meningkat pula jumlah barang yang ditawarkan dan sebaliknya, dengan anggapan ceteris paribus.
Tabel 2-2.
Kombinasi Harga dan Jumlah barang yang ditawarkan
Harga
(Rp)
Jumlah
Yang ditawarkan
(Unit)
Kombinasi
41
20
F
42
40
G
43
60
H
44
80
I
45
100
J
Sumber: Iswardono Sp.

Dari tabel 2-2 diatas kalau digambarkan sebagai berikut:

Kurva penawaran mempunyai arah garis (slope) positip dan berhubungan positip harga dengan kuantitas yang ditawarkan dengan anggapan ceteris paribus.
Pergerakan sepanjang satu kurva penawaran, harga meningkat atau menurun menyebabkan peningkatan/atau penurunan jumlah barang yang ditawarkan dengan anggapan ceteris paribus, disebut sebagai perubahan jumlah yang ditawarkan yang ditunjukkan pergerakan dari titik F ke G ke H dan seterusnya.
Perubahan selain harga (non-price) akan mengakibatkan produsen barang tersebut akan merubah kurva penawaran dalam artian kurva penawaran bergeser baik kekiri atas (berkurang) atau kekanan bawah (bertambah).

Referensi : Iswardono Sp. (Penerbit Gunadarma), “Teori Ekonomi Mikro”.

Jumat, 18 Februari 2011

Hukum Permintaan dan Penawaran


Hukum Permintaan dan Penawaran

Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.
Hukum Permintaan
Semakin rendah tingkat harga suatu barang akan semakin banyak barang tersebut yang diminta, dan sebaliknya. Semakin tinggi tingkat harga suatu barang, akan semakin sedikit permintaan barang tersebut (cateris paribus)”.
Hukum permintaan diatas dapat diartikan dengan permintaan konsumen akan suatu barang akan tinggi bila harga yang yang diberikan oleh penjual lebih rendah dan sebaliknya permintaan konsumen akan suatu barang akan rendah apabila harga yang ditawarkan tinggi.
 
Hukum Penawaran
“semakin tinggi tingkat harga suatu barang akan semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan (cateris paribus)”.
Hukum diatas dapat diartikan, apabila harga naik, maka jumlah barang atau jasa yang ditawarkan meningkat. Jika harga barang atau jasa turun, maka jumlah barang/jasa yang ditawarkan berkurang. Dapat disimpulkan bahwa hukum penawaran berbanding lurus dengan harga barang.
Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal. Maka disinilah permintaan dan penawaran saling berkaitan.
 
Apabila dilihat dari daya beli konsumen permintaan dibagi menjadi 3, yaitu:
- Permintaan Efektif
Permintaan efektif maksudnya yaitu permintaan konsumen terhadap barang dan jasa didukung dan disertai dengan daya beli.
- Permintaan Absolut
Permintaan absolut ini kebalikan dari permintaan efektif, yaitu permintaan konsumen yang tidak didukung dan tidak disertai oleh daya beli namun hanya angan-angan.
- Permintaan Potensial
Permintaan potensial ini berbeda dengan permintaan efektif dan permintaan absolute, mengapa? Karena permintaan potensial yang akan diwujudkan dengan sejumlah uang yang dimilikinya.
Permintaan tidak hanya dilihat dari daya beli konsumen tapi permintaan juga dapat dilihat dari segi permintaan individu. Sedangkan yang dimaksud dengan permintaan individu adalah permintaan yang datang dari seseorang untuk memenuhi kebutuhannya.
Permintaan individu ditentukan oleh hal-hal sebagai berikut:
- Harga
Harga yaitu merupakan unsur utama yang mempengaruhui seseorang untuk membeli suatu produk, jika harga pokok itu semakin meningkat maka konsumen tersebut akan berusaha mengurangi pembelian produk.
- Pendapatan
Pendapatan akan meningkat maka permintaan pun akan meningkat, tapi apabila seseorang mempunyai pendapatan yang menurun atau bahkan dikeluarkan dari pekerjaan dan tidak mempuyai pendapatan maka kita akan mengurangi permintaan kita.
Apabila barang lain yang berkaitan mengalami penurunan maka orang akan memilih barang tersebut daripada barang yang akan dibeli.
- Selera
Apabila seseorang menyukai novel, maka dia akan membaca novel setiap hari sebelum dia tidur daripada membaca komik.
- Ekspetasi
Ekspetasi sangat berpengaruh pada niat seseorang untuk membeli suatu barang atau jasa.
 
Apabila dilihat dari golongannya penawaran terbagi menjadi dua, yaitu:
- Penawaran Individu
Dimana penawaran individu ini adalah penawaran yang dimiliki oleh seorang penguasa.
- Penawaran besar atau kolektif
Yang dimaksud dengan penawaran besar atau kolektif yaitu penawaran yang terdapat pada pasar.
Sumber :
1. Link 1
2. Link 2
3. Link 3

Pengertian Permintaan dan Penawaran


Pengertian Permintaan dan Penawaran

Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.

Pengertian Permintaan
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu.
Contoh :
Pembeli di sebuah pasar yang berniat untuk membeli suatu barang yang sesuai dengan harga yang diinginkan. Hal ini berarti pembeli melakukan proses permintaan kepada seorang penjual.

Fungsi Permintaan
Fungsi Permintaan adalah persamaan yang menunjukkan hubungan antara jumlah permintaan suatu barang dan faktor-faktor yang mempengaruhnya.
Berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan, maka dapat disusun fungsi permintaan umum sebagai berikut :
Qd = f ( Pq, Ps.i, Y, S, D)
Dimana :
            Qd : Jumlah barang yang diminta
            Pq   : Harga barang itu sendiri
            Ps.i : Harga barang-barang substitusi (i=1,2,…,n)
            Y    : Pendapatan
            S     : Selera
            D    : Jumlah penduduk.
 
Pengertian Penawaran
Penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
Contoh :
Seorang penjual di sebuah pasar yang menawarkan barang-barang dagangannya kepada pembeli yang ada di pasar.

Fungsi Penawaran
Fungsi penawaran adalah persamaan yang menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan oleh penjual dan semua faktor yang mempengaruhinya. Fungsi penawaran secara umum :
Qs = f (Pq, Pl.i, C, O, T)
Dimana :
            Qs : Jumlah barang yang ditawarkan
            Pq : Harga barang itu sendiri
            Pl.i : Harga barang-barang lain (i=1,2,…,n)
            O   : Tujuan-tujuan perusahaan
            T          : Tingkat teknologi yang digunakan

Sumber :